"Engkau satu cinta yang slamanya aku cari, tiada waktu kutinggalkan demi cintaku kepadaMu"
31 March 2013
Gadis Model-Doddy Katamsi
Lirik:
Nana.. nana..nana..
Darimana datangnya engkau sang dewi?
Lepaskah dari khayangan?
Bentuk tubuhmu yang sempurna, wahai sang dewi
Wujudkan dari kahayalan
Wangi bunga menyejukkan jiwa
aaaaaaaaaaaa.....
Halus mulus kulitmu bagaikan sutra
Selimuti lelap tidurku
Meskipun seorang arjuna yang menatapmu
Kan meluluh hatinya
Walau dunia menebar kebusukkan
aaaaaaaaaaaaa......
Gadis manis, juwita hatiku
Paras cantik, menggoda jiwaku
Gadis suci, idaman setiap lelaki
na..na..na..na..na..
Wangi bunga menyejukkan jiwa
aaaaaaaaaaaa.....
Gadis manis, juwita hatiku
Paras cantik, menggoda jiwaku
Gadis suci, idaman setiap lelaki
Al-Qur'an Madina Rainbow
Alhamdulillah kali ini telah hadir al-qur'an wanita yang imut, lucu, cantik, n limited edition.
Namanya : Madina Al-Qur'an
Spesifik harga : Al-Qur'an : 73.000
Sampulnya aja : 29.500
Berikut kelebihan Al-Qur'annya :
1. Colourful Papers
2. Khat Rasm Ustmani Standar Depag RI
3. Terjemah Depag
4. Asmaul Husna
5. Pedoman Tanda-Tanda Baca
6. Do'a Sujud Tilawah
7. Indeks Ayat-Ayat Keluarga
8. Suplemen "Wanita abadi dalam Al-Qur'an"
9. Bonus buku Inspiring Story and 101 Wisdom Quotes
10. Bonus buku do'a Al-Ma'tsurat
11. Unique cover desaign
13. Washable cover Qur'an
14. Limited Edition
16 February 2013
Perjuangan Itu ....
Sekedar ingin mengambil ibrah dari hiking ke gunung Bongkok, Maja.
Kami berlima, sudah mempersiapkan diri untuk hiking di jam 05.30
Mempersiapkan amunisi dan membawa perbekalan (air minum n roti).
Yaaapp perjalanan dimulai...
Let's start
Bismillah
Perjalanan kira-kira dari tempat start ke start gunung bongkok adalah 4 km.
hoosshh..hoosshh... lumayan untuk membakar kalori
Selama perjalanan sudah terlihat puncak gunung bongkok yang akan dicapai
Nah itu tuh puncak gunung bongkok (diambil saat perjalanan)
Lihat, itu puncak yang akan dicapai.
Bayangkan itu puncak keberhasilanmu.
Selama perjalanan banyak bertemu warga yang ramah.
Dari sana ku belajar arti senyum yang ikhlas :)
Tersenyumlah...
Ternyata 4 km itu lama juga y (menurut ak)
Teruslah berjalan.
Setelah 1,5 jam perjalanan, sampailah kami di start gunung bongkok.
Ditemani goyangan padi yang masih menghijau, juga kicauan burung-burung.
Lanjuuutttt...
perjalanan mendaki sungguh memberatkan.
yah bisa dibilang itulah gambaran 'the way to win'.
Siapa yang sabar dan istiqomah akan menemukan hal-hal yang menarik, indah, dan tak terduga.
Seperti ketika kami berlima mendapatkan sungai yang subhanallah indaaahhh dan masih jernih airnya di jalan pendakian.
Oya, saat mendaki jangan lihat ke depan aja, tapi lihat ke kanan kiri juga ya...
Lihatlah, begitu banyak cipataan Allah yang sayang kalo dilewatkan ;)
Begitu juga dalam perjuangan mencapai tujuan masing-masing.
Jangan diacuhkan, ok?
Lanjuuuttt...
Semakin ke atas, pendakian semakin melelahkan.
Jalan yang berkelok-kelok, kadang sedikit yang datar.
Huft,, siapkan kesabaran
Nah disini bisa dipelajari bahwa kadang ada rasa melelahkan dalam mencapai tujuan.
Tapi sadarlah kawan, Allah masih memberikan jalan yang datar sebagai 'hadiah' untuk kita agar kita tambah semangat mendaki.
Jadi, ketika kalian menemui sebuah kemudahan, itu bukanlah akhir dari perjalanan.
Dan juga, perjalanan tersebut tidak bisa diprediksi mulus atau tidaknya.
Bersiaplah...
Ternyata Rindu Ini...
Menahan luapan rindu ke keluarga.
Hanya dengan lewat telepon rindu ini berkurang.
Kadang suara manja adik-adik menambah diri ingin bertemu.
Apalagi ketika ku mengetahui mama terkena cikungunya.
Ya Allah ku ingin keberadaanku berarti untuknya.
Setelah sebulan, kini waktunya ku membagi kasih ke keluarga.
Segala kasih, perhatian ingin kucurahkan semua dalam waktu 4 hari.
Ternyata hanya dalam shalat berjama'ah bersama keluarga sekejap obat rindu itu :)
Love love love my family so much.
Each of you is so much mean to me :*
25 December 2012
Perjalanan Ini...
Tapi.... simak aja :)
Wahai anakku!
Dunia ini bagaikan samudra tempat banyak ciptaan-ciptaan-Nya yang tenggelam.
Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah.
Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal-kapal yang menyelamatkanmu
Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu
Logika sebagai pendayung kapalmu
Ilmu pengetahuan sebagai bahkoda perjalananmu
dan
Kesabaran sebagai jangkar dalam setiaap badai cobaan
(Ali bin Abi Thalib ra.)
Keep Writing
Di saat setiap paragraf mempunyai makna
Di saat setiap kalimat mempunyai tujuan
Di saat setiap kata mempunyai arti
Di saat setiap huruf mempunyai maksud
Biarkan kurangkai mereka semua menjadi sebuah definisi
Definisi yang mudah dimengerti
Definisi yang tak kan terlupakan
Definisi yang menyadarkan sesama
Definisi yang mendekatkan kepada Ilahi
Dimana huruf-huruf menjadi kata
Dimana kata-kata menjadi kalimat
Dimana kalimat-kalimat menjadi paragraf
Disanalah jiwaku terbagi
_Adila Raihannisa_
Mentari, Sang Saksi Bisu
Saat membaca buku ini, aku mencoba merefleksikan diri
Membiarkan imajinasiku terbang melayang dibawa udara
"Tidak ada kata bosan untuk membaca'
Itulah kata-kata yang sudah terpatri di dalam diri
Ternyata masih banyak ilmu yang belum diraih untuk otak ini
Padahal kemampuan dan keajaiban otak sudah banyak terbukti
"Tidak, kali ini buang kata malas"
Biarkan otak ini bekerja sebagaimana titah Tuhan-Nya
Lewat buku ini, penjiwaan diri mampu diraih
Dibutuhkan konsentrasi pikiran untuk menjiwai tiap kalimat
"Duhai, aku sudah terbawa dalam perjalanan Eropa ini"
Yang kubutuhkan sekarang adalah sang waktu
Islamku, Eropaku, waktuku, dan tenagaku
Biarkan ku minta sebuah dukungan kepada alam
Dimana dulu Sang Mentari pernah menjadi saksi bisu 1000 tahun lalu
Tiba waktunya untukku membaca "bismillahirrahmanirrahim"...
Setajam Pisau
Adik : salah...coba tebak lagi.....
Abang: ketika akad nikah
Adik : Salah juga, coba tebak lagi.....
Abang : apa dong? dari tadi nebak salah terus
Adik : tadi ustadzah bilang di sekolah , perempuan yg nggak suka menutup auratnya akan menutup auratnya dengan sempurna apabila dia dikafankan..maka dia akan menutup auratnya selama-lamanya.....
17 August 2012
Karena Ku Tahu
Karena ku tahu itu, maka ku belajar dari sang matahari
Ia tetap memberikan jarak walau terkadang ku mencoba menerka bahwa ia-pun juga rindu pada penghuni bumi
Maaf...
Bukan maksud kesombongan yang ingin kutampakkan
Bukan ku bermaksud ingin dirindui
Tapi rindu pada sang 'hadiah' itu lah yang sangat kunantikan
Maka ku persiapkan dengan se-special mungkin
18 April 2012
Allah, Luluskah Aku?
Ketika mentari harus mengalah pada sang rembulan
Tapak kaki tak hentinya meniti ke sebuah istana penyamun
Resah hati yang membuncah ingin segera memutar haluan
Masih mungkinkah ada harapan yang diberikan?
Tiba di depan pintu sudah menghadang ujian
Wahai iman tetaplah bersemayam di lubuk hati
Kuatlah…
Satu detik, dua detik, tiga detik, darah mengalir semakin deras
Waktu, ya waktu
Tolong hentikanlah waktu, tapi apa daya raga ini
Empat detik, lima detik, enam detik, otak berfikirlah
Jiwa ini memberontak
Manusia lain bak penonton
Sutradara dimanakah?
Tolong ubah skenario ini
Bukan!
Bukan peran ini yang dikehendaki
Satu menit, dua menit, tiga menit,
Hati ini membelaskasih pada harapan
Tak ada yang mempedulikan
Duhai hati tegarlah
Kaki-pun ingin segera berlari
Mata ini seketika meluapkan isi hati
Lubuk hati masihkan kau bersama iman?
Lantas, siapakah diri ini kemudian?
Tak pekakah sesama nurani?
Tak terdengarkah jeritan hati?
Tak terlihatkah tangisan hati?
Iman ini mengharapkan pelukan
Bisikkanlah sesuatu, wahai kesunyian
Biarkanlah malam ini kan menjadi ujian
Untukku dari Tuhanku (Allah Swt)
Based on true story



















